Timnas Kalah Lagi, Kesalahan Siapa?

hasil timnas indonesiaTimnas Indonesia kembali menemui kegagalan. Kali ini Timnas kandas di semifinal turnamen Al-Nakbah setelah kalah oleh tuan rumah, Palestina 2-1.

Ini memang bukan turnamen resmi yang tercatat di kalender FIFA. Sebagian peserta pun ada yang mengirim bukan Timnas seniornya. Namun tetap saja turnamen ini menjadi ajang yang menyita perhatian pendukung Timnas “Garuda”.

Kalah 2-1 setelah unggul 1-0 lebih dulu, lalu tersingkir tentu saja bukan kabar yang diharapkan. Indonesia sudah lama tidak mendapat titel Juara, maka meski ini bukan kalender resmi, pendukung Timnas tetap saja berharap hasil yang terbaik bisa di bawa pulang.

Dan ketika kekalahan yang kembali di dapat, seperti biasanya kesalahan akan dilempar kepada siapa yang dirasa berhak menyandangnya. Lalu kali ini siapa saja kandidat penyandang kata “Bersalah” atas gagalnya Timnas di “Al-Nakbah International Tournament.

Perkiraan ane, sekali lagi ini cuma perkiraan ane, berikut kandidat penerima titel “Bersalah” atas gagalnya Timnas Indonesia di Turnamen Al-Nakbah :

  • Wasit - Hadiah penalti untuk tuan rumah yang membuat kedudukan sama, terus pas Irfan Bachdim di jatuhkan malah dibiarkan, menjadi alasan ane orang ini yang bisa jadi akan menerima titel “Bersalah”
  • PSSI - Eit, tunggu dulu, ini PSSI yang mana? terserah ente gan, mau nilai yang mana. Karena keduanya punya kekurangan dan kelebihan masing-masing, yang andai saja bisa bersatu, ane yakin akan tercipta kekuatan super di sepakbola Indonesia.Kebiasaan suporter Indonesia menyalahkan siapa saja sudah tidak asing lagi. Ditambah dengan adanya dua PSSI pendukung “Garuda” pun ikut-ikutan jadi dua. Bahkan bisa jadi tiga (dengan mereka yang lebih cinta klub Eropa), yang marah-marah saat timnya di cela, dan pas Timnas main dia no satu menjelek-jelekkan Timnas Indonesia. “Hey Bung! Ente lahir dan tinggal dimana?”
  • Pemain Yang Menolak Bergabung - Ane lihat di time line twitter tadi malam, banyak yang menyalahkan ketidak hadiran pemain-pemain yang katanya “menolak” bergabung dengan Timnas. Kalau ane sih berbaik sangka saja, belum tentu da menolak secara pribadi. Bisa saja sebenarnya dia mau, tapi kalau klub tempat dia bernaung melarang dia bisa berbuat apa?
  • Pemain Timnas Yang Ikut Main - Hadeh, masa orang sudah berbesar hati ikut membela nama Negara, trus cape-cape, pontang-panting demi nama baik Timnas ikut disalahkan.
  • Penulis Artikel Ini - satu, dua, tiga… wuaduh.. ternyata banyak yang nyalahin ane. Ampun gan.. ane kan cuma ingin mengingatkan seperti sebelum sebelumnya, bahwa tidak ada gunanya tunjuk sana tunjuk sini lempar kata “dia yang salah”. Beri masukan, bukan cacian. Beri opini tapi jangan menyakiti. Kata-kata kasar cuma bikin kesal, perhalus tutur kata biar yang menerima juga lapang dada.

Ane rasa itu tadi kandidat utama mereka yang akan menerima titel “Bersalah” menyusul kembali gagalnya Timnas Indonesia. Tapi untuk kandidat yang terakhir tidak usah dipilih saja gan, kasian tu orang, mukanya memelas banget.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Live
  • Print this article!
  • MySpace
  • Tumblr
  • LinkedIn
  • Reddit

33 Responses to “Timnas Kalah Lagi, Kesalahan Siapa?”

  1. Hifzian says:

    @maket, ga papa gan biar serius juga, pendapat ente mantap tuh gan #Solusi

  2. Hifzian says:

    @Obat Herbal Diare, Ga papa gan.. ane udah biasa disalahin, kemaren semut kelelep ane juga yang disalahin karena nggak nolongin :D

  3. yoseph says:

    bos…yang goblok bukan johar, tapi looonya yang gak tau bola…kmarin main timnas dah sangat baik..jangan pernah menyalahkan orang bro…malu kita klau loo orang INDONESIA..GOBLOK MENYALAHKAN KAWAN SENDIRI..